Kami sajikan, kumpulan 30 prompt untuk guru, diantaranya untuk membuat modul ajar, LKPD, asesemen pembelajaran, soal HOTS, rubrik penilaian dan lain-lain. Adakalanya kita ingin membuat modul ajar dengan cepat. Maka Anda tinggal copy paste dari kumpulan prompt yang saya sediakan ini. Anda tinggal isikan saja data-data mapel, kelas, jumlah pertemuan dan lain-lain. Jika ada yang masih kurang sesuai Anda dapat mengeditnya secara manual. Dan prompt akan menghasilkan administrasi pembelajaran sesuai dengan yang Anda inginkan.
Untuk AI, Anda dapat menggunakan Chat GPT, Claude, Gemini, NotebookLM dll. Setiap tools AI, memiliki kelemahan dan kelebihan. Anda pilih sesuai dengan pilihan dan kenyamanan Anda.

kumpulan 30 prompt AI untuk guru
Download file Kumpulan 30 Prompt AI Siap untuk Guru
Berikut Contoh Prompt dan Hasilnya dari Kumpulan Prompt untuk Guru
Prompt:
Saya akan mengajar topik [algoritman] kepada siswa [SMA/X] di
[kota Yogyakarta/siswa dengan beragam budaya dan asal].
Buatkan 5 pertanyaan pemantik yang:
– Bisa dijawab dari pengalaman sehari-hari siswa (tidak butuh pengetahuan
teknis)
– Menghubungkan topik dengan kehidupan nyata di lingkungan siswa Indonesia
– Bersifat terbuka (tidak ada jawaban benar/salah)
– Memancing rasa penasaran dan diskusi
– Tidak mengulang materi yang sudah diketahui
Untuk setiap pertanyaan, tambahkan 1 catatan guru: “Tujuan pertanyaan ini
adalah…”
Hasil:
1. Mengapa orang yang berbeda bisa memiliki cara yang berbeda untuk menyelesaikan pekerjaan yang sama?
Pertanyaan kepada siswa:
Bayangkan kalian diminta pergi dari rumah menuju sekolah. Meskipun tujuan akhirnya sama, apakah semua orang akan menempuh rute atau cara yang sama? Mengapa bisa berbeda?
Tujuan pertanyaan ini adalah…
Membantu siswa menyadari bahwa satu tujuan dapat dicapai melalui berbagai langkah atau strategi yang berbeda. Hal ini menjadi pengantar bahwa algoritma adalah urutan langkah untuk mencapai suatu tujuan, dan satu masalah bisa memiliki lebih dari satu solusi.
2. Bagaimana jika urutan langkah diubah?
Pertanyaan kepada siswa:
Pernahkah kalian mencoba mengikuti petunjuk membuat minuman, memasak mi instan, atau merakit sesuatu? Menurut kalian, apa yang bisa terjadi jika urutan langkahnya diubah?
Tujuan pertanyaan ini adalah…
Mengajak siswa memahami bahwa urutan langkah sangat memengaruhi hasil akhir. Ini menjadi dasar pemahaman bahwa algoritma harus memiliki langkah yang tersusun secara logis.
3. Mengapa kita sering membuat kebiasaan atau rutinitas?
Pertanyaan kepada siswa:
Sebelum berangkat sekolah, setiap orang biasanya memiliki rutinitas tertentu. Mengapa menurut kalian banyak orang membuat urutan kegiatan yang hampir sama setiap pagi?
Tujuan pertanyaan ini adalah…
Mendorong siswa menyadari bahwa manusia secara alami menggunakan pola atau prosedur agar pekerjaan menjadi lebih mudah, cepat, dan tidak ada langkah yang terlupakan.
4. Bagaimana cara menjelaskan suatu kegiatan kepada orang lain?
Pertanyaan kepada siswa:
Jika ada teman dari luar Yogyakarta yang belum pernah naik Trans Jogja atau belum pernah datang ke Malioboro, bagaimana kalian akan menjelaskan langkah-langkah agar ia bisa sampai ke tujuan tanpa tersesat?
Tujuan pertanyaan ini adalah…
Mengarahkan siswa pada pentingnya menyusun instruksi yang jelas, runtut, dan tidak menimbulkan banyak tafsir. Ini menjadi jembatan menuju konsep algoritma sebagai serangkaian instruksi yang dapat diikuti.
5. Mengapa kadang-kadang petunjuk yang kita berikan tetap membuat orang lain bingung?
Pertanyaan kepada siswa:
Pernahkah kalian memberi petunjuk kepada teman, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan yang kalian harapkan? Menurut kalian, apa penyebabnya?
Tujuan pertanyaan ini adalah…
Membangun kesadaran bahwa instruksi harus spesifik, lengkap, dan tidak ambigu. Diskusi ini menjadi landasan untuk memahami bahwa algoritma yang baik harus jelas dan dapat dipahami oleh siapa pun yang mengikutinya.
Tips Pelaksanaan Diskusi
Agar diskusi lebih hidup, setelah setiap pertanyaan guru dapat menindaklanjuti dengan pertanyaan seperti:
- “Apakah semua pendapat benar? Mengapa?”
- “Adakah cara lain yang berbeda?”
- “Mana yang menurut kalian paling efektif? Apa alasannya?”
- “Apa yang akan terjadi jika salah satu langkah dihilangkan?”
Pertanyaan-pertanyaan lanjutan tersebut akan mengarahkan siswa secara alami pada konsep inti algoritma: langkah yang terurut, logis, jelas, dan bertujuan menyelesaikan suatu masalah, tanpa harus langsung memberikan definisi formal di awal pembelajaran.


Comment